PELATIHAN DETEKSI DINI ANEMIA DI LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB YOGYAKARTA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA
DOI:
https://doi.org/10.35842/jpdb.v5i2.196Abstract
Anemia pada wanita usia subur dapat menurunkan ketahanan tubuhnya yang disertai dengan tanda-tanda lemah, letih, lesu, lelah dan lemah. Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta adalah suatu tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana perempuan sangat diperlukan dalam upaya memberikan dukungan sosial dan kesehatan untuk mencegahan terjadinya anemia di dalam Lapas. Salah satunya yaitu dengan memberikan pelatihan deteksi dini anemia, skrining anemia untuk mencegah anemia pada narapidana perempuan.  Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan terhadap narapidana perempuan dalam bentuk pelatihan deteksi dini anemia dan skrining anemia. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi hingga penyusunan laporan. Hasil kegiatan skrining anemia sebagian besar tidak anemia 97,6% dan mempunyai status gizi gemuk (54,9%). Hasil pre test rerata 8,67 ± 1.610 dan post test 12.210 ± 1.710 , ada perubahan signifikan dalam pengetahuan setelah dilakukan pelatihan (Z-3.088). Hasil kegiatan didapatkan Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,001. Pemberdayaan narapidana perempuan dalam upaya pencegahan anemia pada membawa perubahan pengetahuan bagi narapidana tentang anemia