SOSIALISASI EDUKASI JENIS PELAYANAN ASUHAN KEBIDANAN KOMPLEMENTER GUNA MENINGKATKAN KESEHATAN ANAK

Authors

  • Heny Noor Wijayanti Universitas Respati Yogyakarta
  • Dewi Setyaningsih Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta
  • Almira Gitta Novika Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta
  • Melania Wahyuningsih Prodi Keperawatan Program Sarjana, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta
  • Santi Susanti Prodi Kebidanan Diploma III, Stikes Respati Tasikmalaya
  • Yurita Boka Prodi Kebidanan Diploma III, Stikes Respati Tasikmalaya
  • Dila Dila Apriyani N Prodi Kebidanan Diploma III, Stikes Respati Tasikmalaya

Abstract

Sekarang ini terapi komplementer telah terbukti dapat mendukung untuk mempermudah dalam masa kehamilan, persalinan, nifas, serta perkembangan bayi baru lahir dan anak-anak menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Yoga prenatal, akupresuare, aromaterapi, yoga anak, baby massage atau pijat bayi dan perawatan kebidanan komplementer lainnya data digunakan untuk ibu dan anak. Namun, banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang pelayanan asuhan kebidanan komplementer. komplementer ini dikenal dengan terapi tradisional yang digabungkan dalam pengobatan modern. Dalam rangka meningkatkan kesehatan, diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi para ibu tentang berbagai bentuk layanan asuhan kebidanan komplementer untuk anak-anak. Kegiatan ini dilakukan secara langsung di Dusun Pondok Desa Selomartani Kec Kalasan Kab. Sleman Yogyakarta pada bulan Agustus 2024, dimana metode yang digunakan melalui ceramah dan diskusi. Dalam kegiatan edukasi ini yang ikut berpartisipasi ada sebanyak 20 peserta ibu yang mempunyai baduta usia 0-24 bulan, kader posyandu dan ibu dukuh. Dari hasil yang didapatkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 75 pada pre-test menjadi 91 saat post-test menunjukkan kegiatan ini berhasil dan pengetahuan ibu-ibu termasuk dalam kategori pengetahuan yang baik. Para ibu baduta ini sangat antusias dan puas untuk mengikuti kegiatan edukasi tersebut. Dalam kegiatan edukasi ini menjadikan pengetahuan dan pemahaman ibu baduta meningkat tentang jenis pelayanan asuhan kebidanan komplementer pada anak, sehingga diharapakan perlu adanya kontribusi tenaga kesehatan yang dapat menginformasikan tentang kesehatan layanan kebidanan komplementer yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Published

2026-04-26

Issue

Section

Articles